Archive

Archive for the ‘Jalan-jalan’ Category

Travelling : [Bangkok, Thailand] Makanan Halal di Bangkok

Assalamualaikum, 

Melanjutkan postingan sebelumnya mengenai jalan-jalan saya ke Bangkok Thailand, kali ini saya akan menulis mengenai makanan yang saya konsumsi selama di Bangkok. Saya seorang muslim, maka alangkah baiknya jika hanya memasukkan makanan halal ke tubuh saya. Nah…ini di Thailand mayoritas penduduknya non muslim, makanan non halal ada dimana-mana dan yang halal agak tricky ditemukan.

.
Saya dan suami sampai di Bangkok sekitar jam 9 pagi pada hari Jumat. Setelah itu kami bergegas menuju penginapan yang ada di daerah Charoeng Road yang jaraknya lumayan dari Bandara Svarnabhumi dengan naik BTS (kereta). Mendekati waktu sholat Jumat kami tiba di penginapan, nitip koper di penginapan, dan segera menuju ke masjid yang alhamdulillah dekat dengan penginapan.
.

Setelah sholat Jumat ternyata seluruh jamaah dapat makan siang dari Masjid, lumayan banget (lupa ga foto makanannya). Setelah dari masjid, rasanya kok ga afdol kalau ga merasakan makanan Thailand. Akhirnya melipir sedikit ke sebelah masjid yang merupakan pujasera. Clingak clinguk cari stand yang ada logo halal, alhamdulillah ketemu dan dia jual Tom Yam yang saya pengenin. Cuss langsung pesen deh. 

Tom Yam beli di Bangkrak Bazaar THB 50 (eq. Rp. 20rb)

Ini adalah makanan pertama yang saya beli di Bangkok. Dari Indonesia saya sudah penasaran banget buat ngicipin Tom Yum yang asli dari Thailand dan Alhamdulillah ketemu. Dilihat dari harganya bisa dibilang murah banget cuma sekitar 20 ribu saja…kalau di Indonesia pasti jauh lebih mahal dari itu. Bumbu di kuahnya kerasa rempah banget dengan rasa pedas, gurih dan asam…mantep banget. Untuk isiannya ada udang, jamur, tomat, itisan sereh, dan daun jeruk nipis. Bikin nagih…
Ketika sore menjelang, saya dan suami jalan-jalan ke Asiatique dengan naik perahu dari dermaga dekat penginapan. Dia Asiatique kami juga clingak clinguk cari stand yang jual makanan halal dan alhamdulillah ketemu 2 yang memasang logo halal. Ini dia makanannya.

Fried squid THB 200 (eq. Rp. 80 rb)

Makanan pertama yang saya beli di Asiatique adalah cumi-cumi goreng tepung dikasih saus asam manis sama saus pedas buat celupan. Dilihat dari bentuknya emang biasa aja. Tapi rasanya…enak banget. Cuminya besar-besar kelihatan dari tebalnya daging si cumi dan pas dimakan dagingnya empuk, sama sekali ga keras, yummy…. Makanan  ini dibanderol sekitar 80 ribu dan menurut saya worth karena makannya di Asiatique yang menyenangkan. Recommended !!! (Agak ngeces nih bayangin makanan ini).
Di tukang cumi ini juga menjual kepiting yang besarnya luar biasa besar. Menggoda sekali buat dicicip kalau ga inget kolesterol. Harganya THB 800 (sekitar Rp. 240 ribu), lumayan mahal tapi kepiting kan emang mahal. Beginilah penampakan kepiting itu.

Makanan kedua yang saya beli di Asiatique adalah mie telor kuah dengan nama resmi seperti caption gambar diatas seharga 24 ribu. Standar untuk ukuran mie. Yang ini juga juara, ada mie telor, bakso ikan, telur puyuh, potongan kekian, dan sayuran. Kuahnya mirip banget sama kiah tom yam tapi dikasih tambahan cream (entah ini santan atau creamer).

.

Hari Sabtu kami mengunjungi Chatuchak Market atau biasa disebut JJ Market yg merupakan pasar terbesar di Thailand. Pas sampai sana emang beneran pasarnya besar banget dan panas karena di laham terbuka (bukan di mall/pusat perbelanjaan). Barang yang dijual juga macam-macam mulai makanan sampai perlengkapan rumah. Disini penjual makanan lumayan banyak dan bisa dibilang laris, cuaca yang panas bikin minuman lebih menyegarkan. 

.
Seperti rekomendasi dari beberapa blog, saya membeli coconut ice cream dengan topping aneka rasa dan buffet, jadi kita bisa masukin berapapun banyaknya topping yang kita mau sesuka hati asal tempatnya masih cukup. Ini penampakan coconut ice cream nya.

Ini stand nya…harganya sudah fix THB 40 (eq. Rp. 16 rb)

Coconut ice cream with topping in JJ market

Ini dia si coconut ice cream. Jadi es ini terdiri dari kelapan serut, es krim kelapa, dan topping yang bisa kita pilih dan tambahkan sesuka hati, trus uniknya batok kelapanya dijadikan tempat buat es ini, biar sensasinya lebih dapat. Dari sekian banyak topping, saya cuma pilih 3 macam yaitu kacang tanah, selasih, dan itu yg pink ga tau namanya. Dessert ini rasanya enak…manis dan wajib dicoba kalau lagi ke Thailand (saya belum nemu yang macam ini di Indonesia). Oya ukuran kelapa di Thailand juga jauh lebih kecil dari yang ada di Indonesia. Kalau es macam ini pakai batok kelapa Indonesia, bisa dimakan rame-rame nih.

.
Tiba waktu makan siang dan kami sudah menemukan tempat makan berat halal di Chatuchak Weekend Market yaitu Rumah makan Saman Islam  sudah banyak banget blog yang merekomendasikan tempat makan ini dan memang rasanya lezat. Sebelum pesen yuk kita intip menu nya.

Menu page 1, lumayan pricey

Menu page 2, minumannya aja 20ribu an

Nama dan gambar pada daftar menu itu sungguh bikin saya ngeces, tapi harganya bikin mikir soalnya agak mahal. Sebenarnya pengen pesen tom yam tapi kok ya mahal banget, kalau dirupiahkan bisa 120 ribu sendiri. Setelah menimbang akhirnya inilah yang saya pesan.

Khao Soi Noodles THB 150 (eq. Rp. 60 rb)

Makanan ini menurut saya adalah semacam mie kari daging. Rasanya enak…tapi ya itu, lumayan mahal macam di restoran aja. Mie nya sebagian dibiarkan berbentuk mie dan sebagian di goreng jadi ada sensasi kriuk nya. Trus kuahnya juga lumayan banyak dangingnya, disajikan dalam keadaan hangat pas perut lagi minta diisi. Wis….cocok. Btw Saman Islam ini recommended buat jadi tempat makan buat muslim karena sepanjang jalan tadi saya cuma nemu kedai makanan berat ini yang mencantumkan loho halal. Tempat makan ini ada di dekat jam besar yang ada di tengah JJ market, cukup gampang untuk ditemukan.

Aneka jus buah segar THB 40 (eq. Rp.16 rb)


Satu lagi yang khas dari Thailand adalah minuman jus aneka rasa seperti di foto atas ini. Di pasar yang panas trus nemu minuman yang dingin dan segar, wih…pasti pengen beli, dan itulah yang saya lakukan. Saya beli jus markisa atau passion fruit seharga THB 40 dan emang beneran seger banget… Sepertinya rasa lain juga ga kalah segarnya.  

Beef and Briyani THB 60 (eq. Rp. 24rb)

Mango tango + extra sticky rice THB 185 (eq. Rp.74rb)

Mango kiwi strawberry combo THB 125 (eq. Rp. 50rb)

Pad Thai with Chicken THB 129 (eq. Rp. 52rb)

Seaweed soup THB 79 (eq. Rp. 32rb)

Categories: Jalan-jalan, Kuliner, Life, Tips

Oleh-oleh Kekinian Milik Artis

Assalamualaikum,

.
Masing-masing daerah di Indonesia sering kali punya makanan khas yang otentik dan sering dijadikan oleh-oleh. Kalau dulu pilihan oleh-oleh merupakan makanan tradisional, saat ini pilihannya sudah semakin banyak ditambah lagi banyak artis yang akhirnya membuat kue yang didaulat jadi oleh-oleh daerah.

.

Siapa saja artisnya dan apa produknya, check it out :

 

Mulai dari Surabaya yang merupakan kota tempat tinggal dan tempat saya cari uang.

SURABAYA

1. Surabaya Snow Cake by Zaskia Sungkar

 

 

Surabaya Snow Cake ini bisa dibilang awal kemunculan oleh-oleh kekinian Surabaya. Snow Queen (panggilan buat Zaskia Sungkar) berusaha untuk memadukan kue khas Surabaya yaitu Lapis Surabaya dengan Puff Pastry. Hasilnya…voila…kue yang cantik dilihat dan ternyata banyak yang suka.
.

Review saya mengenai Snow Cake bisa dilihatĀ disini.

Read more…

Review Surabaya Patata Oleh-oleh Premium Kekinian dari Surabaya

Assalamualaikum,

Sepertinya artis Indonesia semakin pandai memanfaatkan kepopulerannya dengan membuat bisnis termasuk bisnis oleh-oleh.  Setelah sebelumnya ada Surabaya Snowcake milik Zaskia Sungkar (review ada disini) sekarang ada lagi oleh-oleh kekinian milik selebgram Ria Ricis dan kakaknya Oky Setiana Dewi yang ‘nyambangi’ Surabaya. Berbeda dengan Snow Cake yang berupa puff pastry di mix dengan lapis Surabaya, Patata ini adalah kue yang teksturnya padat. Nama Patata dari hasil googling bermakna kentang, jadi sudah bisa ditebak kalau kue ini mengandung kentang.

 

Untuk varian dan harga bisa tengok gambar di bawah yang saya ambil dari IG nya Surabaya Patata.

Varian dan Harga Surabaya Patata

Widihhh…liat gambarnya udah bikin mupeng, ngeces, dan pengen langsung ‘hap’ aja nih. Jadi… Surabaya Patata yang dibuat sama Mba Okky dan Mba Ricis ini punya 5 varian dengan harga yang beda yaitu :

Read more…

Travelling : [Bangkok, Thailand] Pengalaman Pertama Naik Singapore Airlines dan Silk Air (Focusing Meal on Board)

17 May 2017 Comments off

Assalamualaikum…..

.
Ketemu lagi dengan tulisan saya. Ini masih dalam rangka perjalanan saya ke Bangkok akhir Maret kemarin. Perjalanan ke Bangkok ini adalah perjalanan transit di luar negeri pertama saya. Sebelumnya pernah juga ke luar negeri waktu umroh tetapi pesawatnya langsung ke Jeddah. Yang juga istimewa dari perjalanan kali ini adalah saya dan suami menggunakan the best airlines yaitu Singapore Airlines.

.
Sebenarnya ada Air Asia yang direct dari Surabaya ke Bangkok tapi saya nya pengen merasakan naik SQ (terpengaruh sama postingan temen yang lumayan sering naik maskapai ini). Nah…kebetulan juga waktu kemaren bulan Februari si SQ ini lagi ada promo untuk penerbangan dari Indonesia, Alhamdulillah kepengenan bisa terwujud. Kemarin saya kena rate IDR 3.8 juta PP Surabaya-Bangkok dengan transit di Singapura.

 

Inside the cabin of Singapore Airlines

 

Waktu masuk di pesawat seperti biasa dilakukan oleh maskapai full service, tersedia beberapa pilihan surat kabar dan kalau penerbangan internasional surat kabarnya ikut internasional juga.

 

Read more…